17 Nov 2008
bacaan minggu ini
Beberapa buku yang aku baca minggu ini antara lain :

1) KISAH 47 RONIN - by John Allyn



Penerbit : Matahati (cetakan pertama, Maret 2007)


"Pembalasan dendam mantan Samurai atas kematian majikannya"


"Among flowers, the cherry blossom; Among men, the samurai" ~Pepatah Jepang~


Sinopsis :


Di awal abad ke-18, Jepang dilanda kekacauan. Pada masa itu, istana Shogun yang berada di Edo (sekarang Tokyo), marak dengan pameran kemewahan, korupsi, serta pesta pora di kota tua Kyoto. Sama sekali jauh dari aturan sosial. Kesenian makin berkembang; teater populer mulai lahir. Dengan makin berkuasanya klas pedagang, masa itu juga merupakan awal dari berakhirnya pengaruh prajurit bayaran, atau samurai. Hilangnya pengaruh ini sangat mereka rasakan, terutama karena para samurai sangat membenci segala bentuk usaha yang bertujuan mencari keuntungan.


Di tengah perubahan yang membingungkan itu, kekacauan sering muncul. Kekacauan utama terjadi akibat petani dikenakan pajak di luar batas kemampuan mereka oleh Shogun, penguasa di seluruh Jepang. Samurai jarang sekali menimbulkan kekerasan, suatu sikap yang merupakan bentuk penghormatan atas tingginya latihan serta disiplin mereka.


Namun bahkan seorang samurai pun memiliki batas kesabaran. Khususnya bagi seorang daimyo muda yang terpaksa harus berurusan dengan tradisi istana yang sama sekali tak bermanfaat.


Tahun 1701, suatu peristiwa terjadi di Istana Shogun di Edo. Dalam keadaan marah dan kecewa, seorang daimyo muda - Lord Asano dari Ako - menyerang pejabat Istana yang korup sehingga dia dipaksa melakukan seppuku.


Para pengikut Lord Asano yang dipimpin oleh Oishi merencanakan balas dendam bila petisi mereka ditolak. Namun, waktu berlalu tanpa ada kepastian sehingga terjadi serangkaian peristiwa yang berakhir dengan balas dendam paling berdarah dalam sejarah kekaisaran Jepang.


Peristiwa ini mengejutkan seluruh negeri dan Shogun pun mengalami kebuntuan hukum dan moral. Ketika semuanya berakhir, Jepang memiliki pahlawan baru - yaitu empat puluh tujuh ronin (mantan samurai) dari Ako.


Fakta sejarah atas tindakan mereka sangat jelas; tapi keterangan rinci tentang peristiwa itu sangat kabur. Berbagai versi telah dikisahkan dalam bentuk lagu, cerita, drama dan film.


Buku ini dimaksudkan untuk menyampaikan sebuah catatan tentang apa yang mungkin terjadi di masa itu, ketika Jepang dikucilkan oleh dunia dan tradisi lama masih mengatur kehidupan manusia.



2) THE QUEEN OF THE DEAD - by Nick Drake



Penerbit : Dastan (Cetakan 2, Desember 2007)


"Nefertiti : Ratu Mesir, Dewa Matahari & Penguasa Dua Dunia"


"Wahai hati warisan ibuku, Wahai hati warisan tanah leluhur, janganlah menentangku sebagai saksi di hadapan Yang Maha Kuasa" ~The Book of the Dead~


Sinopsis :


Kota modern pertama dalam sejarah manusia hendak diresmikan. Agama baru akan dikukuhkan. Namun sang Ratu menghilang tanpa jejak. Sesosok mayat wanita tanpa wajah ditemukan. Pembunuhan demi pembunuhan berlangsung silih berganti. Imperium Mesir di ujung tanduk ...


Nefertiti, wanita paling berkuasa dalam sejarah, adalah Ratu Mesir, istri dari Akhenaten sang Firaun yang memerintah dari tahun 1353 hingga 1335 Sebelum Masehi. Dibawah kendali suami-istri ini, masyarakat Mesir menjadi masyarakat modern pertama yang tercatat sejarah. Ibu kota modern dibangun, agama baru Dewa Matahari diperkenalkan. Tapi di tengah ingar bingar kemjuan itu, Nefertiti menghilang dan dikhawatirkan telah dibunuh. Bila benar, kematian Nefertiti bakal mengubah peta kekuasaan di Mesir.


Karena mencurigai adanya konspirasi di balik peristiwa ini, Akhenaten memerintahkan Rahotep - kepala detektif muda dengan reputasi cemerlang - untuk melakukan investigasi. Rahotep punya wakti sepuluh hari untuk mengembalikan sang Ratu sebelum festival peresmian ibu kota dan agama baru. Bila gagal, kekuasaan Akhenaten dan Nefertiti yang menbentang dari Afrika hingga Timur Tengah terancam runtuh. Nyawa Rahotep dan keluarganya pun akan melayang ...


Catatan Penulis :


Tiga ribu lima ratus tahun lalu, Akhenaten mewarisi sebuah kerajaan yang tengah berada di puncak kekuatan dan kejayaan internasionalnya. Zaman puncak keemasan dan keindahan sekaligus kebobrokan serta kekerasan. Saat itu ada sebuah satuan kemanan kerajaan bernama Medjay dengan segudang arsip papirus utnuk memata-matai rakyat. Para penguasa hidup berpesta pora menikmati perburuan dan skandal asmara, di samping banyak menghamburkan uang pada persiapan setelah kematian. Strata sosial dipenuhi jenjang karier di bidang birokrasi dan tenaga buruh dalam jumlah amat besar, meliputi warga lokal maulun imigran. Kompleksitas masyarakat ini sangat bergantung pada Sungai Nil yang berkelok membelah gurun bagai ular raksasa, mengubah Mesir yang kita kenal sekarang menjadi Tanah Hitam yang subur dan Tanah Merah yang tandus.


Akhenaten adalah raja yang terpilih untuk membuat mukjizat dengan kekayaannya. Bersama istrinya, Nefertiti sang Sempurna, ia memulai sebuah periode revolusi besar-besaran di bidang agama, politik, dan seni. Periode ini memberlakukan penolakan serta larangan terhadap institusi-institusi tradisional dan dewa-dewa kuno Mesir, juga menantang kekuasaan kaum pendeta tinggi. Di atas semua ini, mereka membangun sebuah kota baru nan megah bernama Akhetaten sebagai pusat penyelenggaraan keyakinan baru. Di jantung kota ini, pemujaan terhadap dewa tunggal Aten diselenggarkan, dewa yang dilambangkan oleh matahari.


Sekarang kota ini hanya bersisa puing. Di luar batas kota Amarna, Anda masih bisa meniti bekas-bekas jalan utama kerajaan, berbagai istana dan kuil-kuil Aten. Anda bisa mendaki bukit makam tokoh-tokoh besar yang bekerja untuk Akhenaten dan Nefertiti, seperti Mahu - Kepala Medjay, lalu ada Meryra - Pendeta Agung Parennefer - arsitek yang menyebarluaskan gaya arsitektur Amarna, Juga Ay - Bapak Para Dewa sekaligus Penasihat Agung Kerajaan. Anda juga bisa meniti ribuan anak tangga, turun ke kamar-kamar kosong makam dinasti Akhenaten.


Satu yang tak bisa dikunjungi adalah pusara Nefertiti. Wanita paling berkuasa dan karismatik pada jamannya itu menghilang secara misterius pada tahun ke-12 dari tujuh belas tahun pemerintahan Akhenaten. Mengapa ia menghilang dan apa yang sebenarnya terjadi adalah misteri yang hendak dijelajahi kisah ini.



3) THE MEDICI DAGGER (Belati Medici) - by Cameron West



Penerbit : Gramedia (Cetakan kedua, Juli 2007)


Sinopsis :


Kecuali Tuhan dan tukang roti, semua orang di Itali tertidur lelap pada malam panas bulan Agustus itu, saat penemuan besar terjadi. Semua orang ... kecuali sang penemu, yang berdiri menjauhi tungku api yang memancarkan panas. Di telapak tangannya ia memegang sebilah belati yang mulai mendingin dan amat sangat ringan, hampir tak berbobot. Matanya memandang takjub. Mata belati yang tajam itu berkilat-kilat memantulkan sinar kekuningan dan bulir-bulir keringat bagaikan butir-butir buag beryy bergelantungan di ujung bulu pergelangan tanga lelaki itu.


Belati itu diletakkan di penjepit dengan ujung runcingnya menghadap ke atas. Lalu lelaki itu mengangkat palu besar dan memukulkannya sekuat tenaga ke ujung runcing belati itu. Kepala palu yang terbuat dari besi itu terbelah dua bagaikan semangka. Dengan kemampuan akalnya yang tergolong istimewa, lelaki itu mencoba mencerna mukjizat yang terjadi di depan matanya. Hanya ada satu jawaban. racikan bahan yang ia tambahkan pada campuran logam percobaannya!


Dengan mata menerawang ke luar jendela, ke arah langit, sang jenius memeikirkan pertanyaan yang lebih mendalam lagi. Penemuannya akan digunakan untuk kebaikan atau kejahatan ? Sambil mengamati percikan api dari cerobong tungku apinya yang beterbangan ke langit, pria dari Vinci ini mengambil keputusan.


Dan lima abad telah berlalu.


Reb Bennett, Stuntman Hollywood, hidup dengan menghindari mimpi buruk masa lalunya - sampai ada telepon dari orang tak dikenal yang menariknya dari kehidupan ilusi perfilman dan membawanya ke Itali dalam perburuan yang penuh bahaya dan kekerasan nyata. Reb mencari Lingkaran-Lingkaran Kebenaran, peta bersandi dari abad kelima belas, yang menunjukkan keberadaan Belati Medici. Sebilah senjata yang sangat ringan, tidak dapat rusak, dan tak ternilai harganya bagi pabrik senjata. Bagi Reb, Belati itu satu-satunya penghubung ke kematian ayahnya yang mencurigakan bertahun-tahun lalu. Namun mencoba mengurai sandi itu berarti bergelut dengan kecerdasan Leonardo. Dan bertahan hidup berarti mengelak dari pembunuh-pembunuh yang memburu impian Reb.


Pencarian karya Leonardo Da Vinci yang paling berguna - namun juga paling berbahaya.



4) A THOUSAND SPLENDID SUNS - by Khaled Hosseini



Penerbit : Qanita (Cetakan IV, Maret 2008)


"Siapapun takkan bisa menghitung bulan-bulan yang berpendar di atas atap, ataupun seribu mentari surga yang bersembunyi di balik dinding" ~puisi dari Saib-e-Tabrizi~


Sinopsis :


"Hati pria sangat berbeda dengan rahim ibu, Mariam. Rahim tak akan berdarah ataupun melar karena harus menampungmu. Hanya akulah yang kaumiliki di dunia ini, dan kalau aku mati, kau tak akan punya siapa-siapa lagi. Tak akan ada siapapun yang peduli padamu. Karena kau tidak berarti."


Kalimat itu seringkali diucapkan ibunya setiap kali Mariam bersikeras ingin berjumpa dengan Jalil, ayah yang tak pernah secara sah mengakuinya sebagai anak. Dan kenekatan Mariam harus dibayarnya dengan sangat mahal. Sepulang menemui Jalil secara diam-diam, Mariam menemukan ibunya tewas gantung diri.


Sontak kehidupan Mariam pun berubah. Sendiri kini dia menapaki hidup. Mengais-ngais cinta di tengah kepahitan sebagai anak haram. Pasrah akan pernikahan yang dipaksakan, menanggung perihnya luka yang disayatkan sang suami. Namun dalam kehampaan dan pudarnya asa, seribu mentari surga muncul dihadapannya.


Intinya, buku ini bercerita tentang pengorbanan & perjuangan hidup seorang wanita dalam mencari kebahagiannya. Cerita yang sangat menyentuh di tengah peperangan, kelaparan & anarkisme.

Label:

posted by Utami @ 09.20   0 comments
9 Okt 2008
Bacaan selama liburan
Untuk mengisi waktu luang selama liburan lebaran kemarin, aku sempet membaca 6 buku cerita yang yaaaa ..... not bad lah. Buku-buku tersebut antara lain :

* 3 buku cerita "TeenLit : Trilogi D'Angel" karangan Luna Torashyngu :

1) D'Angel (buku bagian pertama)


Sinopsis :

Memangnya ada cewek yang sempurna ? Biasanya kan kalau pintar dalam pelajaran, orang itu bakal bodoh dalam olahraga. Kalau orangnya cantik, tidak mungkin dia jagoan di sekolah. Tapi Fika membuat semua aturan itu jadi basi. Dia cantik, pintar, sekaligus jagoan olahraga. Plus, beruntung pula dalam cinta. Kayaknya gak mungkin deh ada cewek sesempurna dia.

Tapi keberuntungan dan kesempurnaannya rupanya tidak berlaku lama. Saat jalan-jalan di mall untuk merayakan jadian pacaran dengan Reza, ada yang menculik Fika. Bukan hanya itu, peristiwa penculikan yang heboh itu juga makan korban jiwa.

Fika terpaksa ikut lari dengan Andika yang menolongnya. Andika kemudian menjelaskan, Fika bisa begitu sempurna serta akan diculik orang karena sebenernya cewek itu bukan manusia. Fika adalah Genoid, manusia rekayasa yang serba sempurna. Apa-apaan sih ? Kayaknya Fika bakal lebih percaya kalau Andika bilang diam-diam Fika punya kakek kaya yang memberi warisan miliaran rupiah deh !

2) D'Angel : Rose (buku bagian kedua)




Sinopsis :

Sebenarnya Fika bertekad melupakan hidupnya yang hancur dan memulai hidup baru yang tenang di Malaysia. Tapi, pihak intelijen Indonesia menemukannya, dan memintanya kembali ke Jakarta untuk membantu misi mencari anak seorang koruptor.

Fika jadi seolah kembali ke kehidupannya yang lama. Ia masuk SMA tempat anak koruptor itu bersekolah, dan memakai nama Ista. Fika segera terbuai kehidupan remaja yang belum puas dinikmatinya. Ia segera mendapat sahabat-sahabat baru, ikut terlibat dalam pertandingan voli antar kelas, juga pemilihan ketua OSIS.

Tapi, penyamarannya lalu terbongkar, dan Fika harus kembali kepada kenyataan dan tugasnya. Ia juga harus kembali menghadapi Jenderal Rastaji, orang yang menghancurkan hidupnya. Bukan hanya itu, ternyata Rastaji membawa kejutan besar bagi Fika!

3) D'Angel : Princess (buku bagian ketiga)




Sinopsis :

Fika sakit parah, padahal sebagai Genoid, ketahanan tubuhnya jauh lebih baik daripada manusia normal. Saat mencari pengobatan di Negeri Sakura, Fika malah menemukan teka teki baru yang membawanya kembali ke Indonesia.

Di Indonesia, Fika diminta bantuannya untuk menjadi pengawal pribadi putri bungsu Presiden. Jadilah Fika kembali masuk SMA sebagai pengawal Gayatri -yang lebih akrab dipanggil Gya-. Tapi, putri presiden ini ternyata bersifat dingin dan tertutup, juga dijauhi teman-temannya. Gya juga terang-terangan menentang keberadaan Fika, padahal sedang ada ancaman pembunuhan bagi seluruh anggota keluarga Presiden.

Fika berusaha keras mencairkan sifat Gya yang keras itu, sekaligus menguak teka-teki keluarga serta masalah seputar dunia Genoid yang pelik. Masalah Fika makin rumit ketika sakitnya makin parah, dan tiba-tiba muncul Genoid lain yang kemampuannya jauh lebih dahsyat daripada dirinya. Padahal setahu Fika, ia adalah Genoid terakhir yang ada di dunia. Saat harus melawan Genoid baru ini, Fika mau tak mau bertanya-tanya, apakah ini akhir hidupnya ?


* 3 buku cerita "Nocturne Raintree"

1) Raintree 1 : Inferno (Raintree 1 : Penguasa Api) --> karangan Linda Howard




Sinopsis :

Dante Raintree sangat berang ketika kasino miliknya, Inferno, hancur lebur dalam kebakaran. Sebagai raja klan Raintree yang memiliki kemampuan menguasai dan mengendalikan api, peristiwa itu seolah mengejeknya. Ia menduga Lorna Clay berada di balik kebakaran tersebut. Bagaimanapun juga, sejak ia bertemu wanita berambut merah itu, kesialan demi kesialan seolah mengikutinya. Dante curiga Lorna anggota klan Ansara, musuh bebuyutan klan Raintree yang kalah perang dua ratus tahun sebelumnya. Dan Dante harus memastikan hal tersebut sebelum pesona Lorna menyeretnya dalam peperangan yang tak mungkin dimenanginya.

"Aku ingin tinggal, tapi pada satu titik mungkin aku ingin pergi. Kau harus mengambil resiko itu, dan jika hari itu tiba, kau harus merelakan aku. Aku mengambil resiko yang sama denganmu, bahwa satu hari nanti kau tidak ingin aku ada" -Lorna Clay-

2) Raintree 2 : Haunted (Raintree 2 : Pengendali Badai) --> karangan Linda Winstead Jones


Sinopsis :

Aku seorang Raintree. Raintree lebih dari sekedar nama belakang. Lebih dari sekedar catatan dalam silsilah keluarga. Nama itu adalah keistimewaan yang ada dalam DNA-ku.

Nama itu merupakan tanda akan suatu takdir. Singkat cerita, ilmu sihir itu nyata. Bukan hanya nyata, shir ada di sekeliling kita, tapi kebanyakan orang tidak membuka mata mereka cukup lebar untuk melihatnya. Mataku selalu terbuka lebar. Sihir ada dalam darahku. Nenek moyangku dipanggil penyihir dan tukang tenung. Mereka juga dipanggil setan dan iblis. Tidak mengherankan bukan, bila bertahun-tahun lalu keluargaku memutuskan untuk menyembunyikan bakat kami ? Menyembunyikan, kataku, bukan mengubur. Ada perbedaannya. Kekuatan adalah tanggung jawab yang tidak bisa diingkari demi membuat hidup menjadi sederhana.

Setiap anggota keluarga memiliki bakat istimewa. Ada yang memiliki bakat yang kuat sementara yang lainnya memiliki bakat yang lemah. Ada beberapa yang memiliki bakat yang lebih berguna dibanding bakat yang lain. Setiap anggota keluarga Raintree memiliki bakat spiritual. Bakatku adalah energi listrik. Aku bisa mengendalikan energi listrik yang ada di sekitar kita. Aku bahkan bisa menciptakan gelombang tegangan volt khusus. Yeah, aku cenderung menghanguskan komputer dan menghancurkan lampu neon, tapi itulah harga yang harus kubayar dan aku belajar untuk mengendalikannya.

Aku juga berbicara pada hantu yang sebenarnya merupakan sebentuk energi listrik yang belum kita pahami sepenuhnya. Bakat ini sangat berguna untuk pekerjaanku saat ini.

Aku Gideon Raintree dan aku satu-satunya detektif kasus pembunuhan di Wilmington, Carolina Utara. Yah, setidaknya sampai Wilmington didatangi pembunuh berantai yang tampaknya memutuskan untuk memburuku dan partner baruku -Hope Malory-.

3) Raintree 3 : Sanctuary (Raintree 3 : Pelindung Sanctuary) --> karangan Beverly Barton


Sinopsis :


Perang dengan musuh bebuyutan mereka, klan Ansara yang jahat, tak terelakkan. Bagi Mercy Raintree, perang berarti ia harus memikul tanggung jawab sebagai pelindung Sanctuary -rumah induk suci klan Raintree yang terletak di pedalaman pegunungan Smoky, Carolina Utara. Tapi itu juga bisa membuat hartanya yang paling berharga terancam diketahui orang lain- harta yang telah ia jaga kerahasiaannya selama enam tahun.


Menjelang solstice -titik balik matahari- musim panas dan hawa peperangan menghangat, Dranir Judah Ansara mengumpulkan kekuatannya, bermaksud membinasakan setiap Raintree di muka bumi ini. Termasuk Mercy, yang nyawanya Judah klaim sebagai milik pria itu. Kemudian Judah bertemu muka dengan Mercy. Apakah rahasia yang dijaga baik-baik oleh Mercy itu akan mengubah akhir peperangan ....











Label:

posted by Utami @ 15.08   0 comments
13 Agu 2008
Novel Agatha Christie
Novelnya Agatha Christie yang termasuk novel fiksi kriminal adalah salah satu novel favoritku, pertama kali aku baca novel ini waktu masih SMP. Salah satu temenku recommend novel ini, awalnya gak terlalu tertarik, abisnya susah ditebak sih endingnya. Lama kelamaan jadi candu juga baca novelnya, karena alur critanya rumit tapi berpola (menurutku lebih rumit dari Sherlock Holmes) & mesti pake nalar/analisis yang jitu untuk ngungkapin misterinya (istilah Hercule Poirot, "biarkan sel-sel kecil berwarna kelabu itu bekerja dengan rapi & metodis" :t). Itulah uniknya Agatha Christie, ia menyisipkan fakta-fakta yang benar sekaligus penyesatnya di semua bagian novel. Ia memancing pembacanya menebak-nebak, siapa sang pembunuh (senengnya klo bisa nebak siapa pembunuhnya ... :z ).
Waktu itu aku masih belum ngoleksi novelnya. Jadi, klo pengin baca novelnya aku pinjem di perpustakaannya Orsosbud TEP. Pada saat kuliah aku mulai rajin ngoleksi novel-novelnya, tapi sebagian besar koleksiku hilang entah kemana (banyak yang dipinjem temenku tapi gak pernah balik lagi ke aku ... hiks ... hiks ... hiks ... :c ).

Tokoh utama rekaan Agatha Christie yakni :

  1. Hercule Poirot : adalah seorang detektif yang dalam novel-novel karangan Agatha Christie muncul lebih dari 30 bukunya. Karakter ini lahir di Belgia, dan pernah bekerja sebagai tentara di sana, tetapi kemudian pindah ke Inggris setelah Perang Dunia I dan memulai karirnya sebagai detektif swasta. Poirot dikenali dari perawakannya yang kecil, kepalanya yang berbentuk telur, kumisnya yang tegak dan berminyak, kebiasaan dandannya yang necis, obsesinya akan kerapian dan keteraturan dan ejekannya terhadap metode detektif yang seringkali harus merangkak mencari-cari petunjuk (ini merupakan sindiran terhadap Sherlock Holmes, detektif ciptaan Sir Arthur Conan Doyle). Dia lebih suka menyelidiki aspek psikologis dari sebuah kejahatan dan sesekali bertaruh dengan sahabatnya Kapten Arthur Hastings, bahwa dia dapat memecahkan sebuah kasus dengan hanya duduk di kursi malas, dan menggunakan "sel-sel kecil kelabu"nya. Kepribadiannya sangat khas (sombong, serba teratur & rapi), tapi sesungguhnya ia sangat baik hati. Tentunya ia tokoh yang paling terkenal dibandingkan Miss Marple maupun Tommy & Tuppence.
  2. Jane Marple : Biasa dikenal dengan Miss Marple, dia tinggal di sebuah desa kecil bernama St. Mary Mead. Dia tidak menikah meskipun usianya sudah tua, dan memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap sesuatu. Tetapi ketika menghadapi sebuah kasus misteri, kemampuan nalarnya yang tajam seringkali mempermalukan polisi lokal yang sudah profesional.
  3. Tommy & Tuppence : adalah nama dua tokoh detektif yang diperkenalkan Agatha Christie yang khusus menggambarkan kegairahan dan romantisme pasangan muda. Mereka berdua adalah gambaran klasik tentang gadis berambut merah yang periang dan ceroboh dan pengawalnya, seorang pria sederhana yang tenang. Meskipun hampir semua kisah Agatha Christie digambarkan dengan kesan jenaka yang sangat halus (seperti sindiran nenek-nenek), tapi khusus dalam kisah Tommy dan Tuppence unsur kekonyolannya dipertegas dengan berbagai kecerobohan yang mereka lakukan. Kedua pasangan ini lebih sering memecahkan kasus dengan keberuntungan dibandingkan dengan metode sistematis sebagaimana Hercule Poirot. Kedua tokoh ini akhirnya menikah dan tidak berhenti berpetualang.

Berikut sekilas mengenai Agatha Christie :

-disadur dari Wikipedia-

Dame Agatha Mary Clarissa Christie, DBE (15 September 1890 - 12 Januari 1976), adalah seorang penulis fiksi kriminal Inggris. Dia juga menulis kisah-kisah roman dengan nama Mary Westmacott.

Agatha Christie adalah penulis kisah misteri paling terkenal di dunia dan pengarang yang karyanya paling laku sepanjang masa dengan mengecualikan William Shakespeare. Buku-bukunya telah terjual sebanyak lebih dari satu milliar eksemplar dalam bahasa Inggris dan satu milliar lagi dalam 45 bahasa asing (hingga 2003). Sebagai contoh kepopulerannya yang luas, dia adalah penulis paling laris di Perancis, dengan lebih dari 40 juta eksemplar novelnya terjual dalam bahasa Perancis (hingga 2003) dibandingkan dengan 22 juta untuk Emile Zola, saingan terdekatnya.

Christie menerbitkan lebih dari 80 novel dan sandiwara teater yang kebanyakan merupakan kisah detektif dan misteri ruangan tertutup, banyak daripadanya yang berkisah mengenai salah satu tokoh serialnya, Hercule Poirot atau Miss Marple. Dia adalah seorang tokoh besar dalam fiksi detektif untuk keberhasilan komersilnya dalam inovasinya dalam genre tersebut. Meskipun dia suka mempersulit kisahnya dengan teka teki yang lain dari umumnya, dia juga sangat teliti dalam "bermain adil" terhadap para pembacanya dengan memastikan bahwa semua informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan teka-tekinya diberikan. Salah satu karya awalnya, "Pembunuhan atas Roger Ackroyd", terkenal untuk akhir ceritanya yang mengejutkan.

Kebanyakan karyanya telah difilmkan, beberapa di antaranya beberapa kali berulang-ulang ("Pembunuhan di Atas Orient Express", "Pembunuhan di Sungai Nil", "Kereta 4.50 dari Paddington"). BBC telah memproduksi versi televisi dan radio dari hampir semua kisah-kisah Poirot dan Marple.

Pada masa Perang Dunia II dia bekerja sebagai seorang apoteker, pekerjaan yang mempengaruhi karyanya; banyak dari pembunuhan dalam kisah-kisahnya dilakukan dengan racun.

Pada 1930 dia menikahi Sir Max Mallowan, seorang ahli arkeologi Inggris, dan perjalanannya dengannya ke Timur Tengah memberinya ide untuk beberapa latar belakang novel-novelnya. Novel-novel lainnya mengambil lokasi di Torquay, Devon, di mana dia dilahirkan.

Sandiwara panggungnya "The Mousetrap" memegang rekor sebagai sandiwara dengan masa putar terpanjang di London, sejak dimulai pada 25 November 1952 hingga sekarang ia telah diputar lebih dari 20.000 kali. Pada 1971 dia dianugerahi gelar "Dame Commander of the British Empire".

Berikut adalah daftar karyanya :

  1. 1920 : The Mysterious Affair at Styles (buku pertamanya, yang memperkenalkan Hercule Poirot) - Pembunuhan di Styles.
  2. 1922 : The Secret Adversary (memperkenalkan Tommy & Tuppence) - Musuh Dalam Selimut.
  3. 1923 : Murder on the Links - Lapangan Golf Maut.
  4. 1924 : The Man in the Brown Suit - Pria Bersetelan Coklat.
  5. 1925 : The Secret of Chimneys - Rahasia Chimneys.
  6. 1926 : The Murder of Roger Ackroyd - Pembunuhan atas Roger Ackroyd.
  7. 1927 : The Big Four - Empat Besar.
  8. 1928 : The Mystery of the Blue Train - Misteri Kereta Api Biru.
  9. 1929 : Partners in Crime - Pasangan Detektif.
  10. 1929 : The Seven Dials Mystery - Misteri Tujuh Lonceng.
  11. 1930 : The Murder at the Vicarage (memperkenalkan Jane Marple) - Pembunuhan di Wisma Pendeta.
  12. 1930 : The Mysterious of Mr. Quin (memperkenalkan Mr. Harley Quin) - Mr. Quin yang Misterius.
  13. 1931 : The Sittaford Mystery - Misteri Sittaford.
  14. 1932 : Peril at End House - Hotel Majestic.
  15. 1933 : The Hound of Death - Anjing Kematian.
  16. 1933 : Lord Edgware Dies - Matinya Lord Edgware.
  17. 1934 : Murder on the Orient Express - Pembunuhan di Atas Orient Express.
  18. 1934 : Parker Pyne Investigates - Parker Pyne Menyelidiki.
  19. 1934 : The Listerdale Mystery - Misteri Listerdale.
  20. 1935 : Three Act Tragedy - Tragedi Tiga Babak.
  21. 1935 : Why Didn't They Ask Evans ? - Pembunuh di Balik Kabut.
  22. 1935 : Death in the Clouds (pertama kali terbit dengan judul Death in the Air) - Maut di Udara.
  23. 1936 : The A.B.C Murders - Pembunuhan ABC.
  24. 1936 : Murder in Mesopotamia - Pembunuhan di Mesopotamia.
  25. 1936 : Cards on the Table - Kartu-Kartu di Meja.
  26. 1937 : Death on the Nile : Pembunuhan di Sungai Nil.
  27. 1937 : Dumb Witness - Saksi Bisu.
  28. 1938 : Appointment with Death - Perjanjian Dengan Maut.
  29. 1939 : Ten Little Niggers (juga terbit dengan judul And Then There Were None, Ten Little Indians) - Sepuluh Anak Negro.
  30. 1939 : Murder is Easy - Membunuh itu Gampang.
  31. 1939 : Hercule Poirot's Christmas - Pembunuhan di Malam Natal.
  32. 1941 : Evil Under the Sun - Pembunuhan di Teluk Pixy.
  33. 1941 : N or M ? - N atau M ?
  34. 1941 : One, Two, Buckle My Shoe - Satu, Dua, Pasang Gesper Sepatunya.
  35. 1942 : The Body in the Library - Mayat dalam Perpustakaan.
  36. 1942 : Five Little Pigs (juga terbit dengan judul Murder in Retrospect) - Mengungkit Pembunuhan.
  37. 1942 : The Moving Finger - Pena Beracun.
  38. 1944 : Towards Zero - Menuju Titik Nol.
  39. 1944 : Sparkling Cyanide - Kenangan Kematian.
  40. 1945 : Death Comes as the End - Ledakan Dendam.
  41. 1946 : The Hollow - Rumah Gema.
  42. 1947 : The Labours of Hercules - Tugas-Tugas Hercules.
  43. 1948 : There is a Tide (juga terbit dengan judul Taken at the Flood) - Mengail di Air Keruh.
  44. 1949 : Crooked House - Buku Catatan Josephine.
  45. 1950 : A Murder is Announced - Iklan Pembunuhan.
  46. 1951 : They Came to Baghdad - Mereka Datang ke Baghdad.
  47. 1952 : Mrs. McGinty's Dead - Mrs. McGinty Sudah Mati.
  48. 1953 : A Pocket Full of Rye - Misteri Burung Hitam.
  49. 1953 : After the Funeral (juga diterbitkan dengan judul Funerals are Fatal) - Setelah Pemakaman.
  50. 1955 : Hickory Dickory Dock (juga terbit dengan judul Hickory Dickory Death) - Pembunuhan di Pondokan Mahasiswa.
  51. 1955 : Destination Unknown - Menuju Negeri Antah Berantah.
  52. 1956 : Dead Man's Folly - Kubur Berkubah.
  53. 1957 : 4.50 from Paddington (juga terbit dengan judul What Mrs. McGillycuddy Saw!) - Kereta 4.50 dari Paddington.
  54. 1957 : Ordeal by Innocence - Mata Rantai yang Hilang.
  55. 1959 : Cat Among the Pigeons - Kucing di tengah Burung Dara.
  56. 1961 : The Pale Horse
  57. 1962 : The Mirror Crack'd from Side to Side - Dan Cermin pun Retak.
  58. 1963 : The Clocks - Mayat Misterius.
  59. 1964 : A Caribbean Mystery - Misteri Karibia.
  60. 1965 : At Bertram's Hotel - Hotel Bertram.
  61. 1966 : Third Girl - Gadis ketiga.
  62. 1967 : Endless Night.
  63. 1968 : By the Pricking of My Thumbs - Rumah di Tepi Kanal.
  64. 1969 : Hallowe'en Party - Pesta Halloween.
  65. 1970 : Passenger to Frankfurt - Penumpang ke Frankfurt.
  66. 1971 : Nemesis - Nemesis.
  67. 1972 : Elephants Can Remember - Gajah Selalu Ingat.
  68. 1973 : Postern of Fate (kisah terakhir Tommy and Tuppence, novel terakhir Christie) - Gerbang Nasib.
  69. 1974 : Poirot's Early Cases - Kasus-Kasus Perdana Poirot.
  70. 1975 : Curtain (kasus terakhir Poirot, ditulis empat dekade sebelumnya) - Tirai.
  71. 1976 : Sleeping Murder (kasus terakhir Miss Marple, ditulis empat dekade sebelumnya) - Pembunuhan Terpendam.

Karya bersama :

  1. 1931 : The Floating Admiral ditulis dengan G.K. Chesterton, Dorothy L. Sayers dan anggota lain Detection Club.

Karya di bawah nama Mary Westmacott :

  1. 1930 : Giant's Bread.
  2. 1934 : Unfinished Portrait Novel.
  3. 1947 : The Rose and the Yew Tree.
  4. 1952 : A Daughter's a Daughter.
  5. 1956 : The Burden





Label:

posted by Utami @ 14.10   2 comments
12 Agu 2008
Petualangan Tin Tin (edisi baru ...)


Buku komik serial "Petualangan Tin Tin" akhirnya diterbitkan lagi oleh Gramedia (komik yang dulu klo gak salah penerbitnya Indira). Seneng banget dengernya :z .... jadi inget jaman dulu waktu masih SD (si Tin Tin jadi salah satu bacaan favoritku selain 5 Sekawan). Sayang, koleksi bukuku udah gak tau lagi dimana keberadaannya. Sekarang pengin ngoleksi lagi, sekedar refresh tentang si Tin Tin ..... (sementara ini aku baru baca 3 serinya yang berjudul Cerutu Sang Firaun, Pulau Hitam & Tongkat Ottokar)

Agak kecewa sedikit sih, soalnya ukuran komik yang sekarang lebih compact alias mini (bacanya jadi agak susah & harus lebih konsentrasi, abis tulisannya jadi ikutan mini ..... hehehehehe :D ).

Sedikit flashback mengenai si Tin Tin :


Kisah PETUALANGAN TINTIN, si wartawan berjambul dan anjingnya, Milo, ini telah memukau berbagai kalangan dari segala usia dan diterbitkan dalam 40 bahasa di seluruh dunia. Di negara asalnya, Belgia, Tin Tin mulai terbit sebagai cerita bergambar dalam majalah "Le Petit Vingtieme", sebelum akhirnya tampil sebagai buku sejak tahun 1945. Bisa dibilang PETUALANGAN TIN TIN adalah tonggak bersejarah dalam dunia komik internasional. Dalam kisah-kisah petualangan Tin Tin dan Milo ---yang kemudian juga ditemani oleh Kapten Haddock, sang ilmuwan Lakmus, serta si kembar Dupont & Dupond--- pembaca bukan hanya diajak keliling dunia, tapi juga dibawa menelusuri sejarah serta politik sejak tahun 1940-an sampai 1980-an. Tin Tin justru bisa menjadi bacaan anak-anak yang sangat menarik, karena penuh adegan lucu serta pelajaran moral kebaikan vs kejahatan yang sangat penting.

Serial komik ini sangat digemari karena gaya gambarnya yang bersih tapi ekspresif dan didasarkan pada riset yang mendalam oleh pengarangnya, yang terbagi atas aliran : petualangan dengan elemen fantasi, misteri, politik dan sains fiksi. Kisah Tin Tin juga selalu menampilkan humor slapstick yang mengomentari tentang politik/budaya pada suatu negara atau suatu masa.

Tentang Penulis :
Georges Propes Remi (22 Mei 1907 - 3 Maret 1983) adalah nama asli Herge, komikus yang berasal dari Belgia ini. "Herge" merupakan pengucapan dalam bahasa Prancis untuk "R.G.", inisialnya yang dibalik. Karyanya yang paling terkenal adalah serial Petualangan Tin Tin, yang dikerjakannya dari tahun 1929 sampai ia meninggal pada tahun 1983. Les Aventures de Tintin Reporter du Petit Vingtieme Au Pays des Soviets (Petualang Tintin Wartawan Le Petit Vingtieme di Tanah Sovyet) adalah judul pertama yang diterbitkannya pada tahun 1929. Sedangkan judul terakhir adalah Tintin et L'Alph Art (Tintin dan Alpha-Art), yang diterbitkan hanya berupa kumpulan sketsa dan catatan pada tahun 1986 karena Herge berkeras Tintin tidak boleh dikerjakan oleh orang lain.

Beberapa judul serial Petualangan Tin Tin yang diterbitkan oleh Gramedia antara lain : Petualangan Tin Tin di Tanah Sovyet, Petualangan Tin Tin di Congo, Petualangan Tin Tin di Amerika, Cerutu Sang Firaun, Lotus Biru, Si Kuping Belah, Pulau Hitam, Tongkat Ottokar, Kepiting Bercapit Emas, Bintang Misterius, Rahasia Unicorn, Harta Karun Rackham Merah, 7 Bola Kristal, Petualangan Tin Tin di Kuil Matahari, Tin Tin di Negeri Emas Hitam, Perjalanan ke Bulan, Petualangan di Bulan, Penculikan Lakmus, Laut Merah, Petualangan Tin Tin di Tibet, Permata Castafiore, Penerbangan 714 ke Sydney, Tin Tin dan Picaros, Tin Tin dan Alpha-Art.



Label:

posted by Utami @ 14.29   0 comments
 
About Me


Name: Utami
Home: Balikpapan, Indonesia
About Me:
See my complete profile

Previous Post
Archives
Links
Template by
Blogger Templates